Thursday, October 22, 2015

FTTH (Fiber To The Home) Panduan Instalasi dan Penerapannya



FTTH CONFIGURASI

JENIS-JENIS INSTALASI
  • Kabel Feeder, adalah kabel fiber optik diinstalasi/diterminasi dari ODF ke ODC
  • Kabe Distribusi kabel fiber optik diinstalasi/diterminasi dari ODC ke ODP
  • Kabel Drop kabel fiber optik diinstalasi/diterminasi dari ODP ke OTP
  • Kabel Indoor kabel fiber optik diinstalasi/diterminasi dari OTP ke Roset.
JENIS INSTALASI DARI BERDASARKAN TYPE KABEL
  • Kabel Tanah Tanam langsung, diinstalasi  langsung dengan cara penggalian atau sistem borring/ rojok.
  • Kabel FO duct, jenis ini ada 2 macam yaitu :(1) Dengan sistim duct konvensional/ cara penarikan dimasukan dalam subduct yang ada pada duct  ( 1 polongan duct bisa dimasukan 3 subduct.(2) Instalasinya dimasukan dalam pipa HDPE, dimana pipa HDPE diinstalasi lebih dahulu dengan sistem borring/ rojok (3) Dengan sistem tekanan udara ( Air Blown System ), dengan masukan kabel Air Blown Cable/ Air Blown Fiber kedalam primary tube lalu didorong dengan tekanan udara dengan kompresor.
  • Kabel FO Udara/ Aerial cara Konvensional, Instalasi langsung di pasang/ ditambat diatas tiang.
  • Air Blown System : Microduct Aerial terlebih dahulu diinstalasi diatas tiang, selanjutnya kabel ABC/ ABF diblowing
PERSYARATAN UMUM
  • Saluran Penanggal Bawah Tanah/ Drop ≥ 60cm atau sesuai dengan aturan instansi pemerintah atau pengelola kawasaN.
  • Lebar galian bagian atas ± 40cm-65cm, bagian bawah ± 30cm50 cm,
  • Slack kabel 5m setiap 1000m dimasing2 Manhole.
  • Gulungan kabel slack ≥ 20 diameter kabel.
  • Penempatan slack di manhole posisi vertikal, di handhole posisi horisontal.
  • Komposisi  tanah  urug,   pasir 5cm  dibawah   dan  diatas kabel,deksteen ( tambah pasir 20cm + warning tape), tanah(bebas berangkal) dipadatkan, ketinggian permukaan dilebihkan 5cm.
  • Setiap 100m diberi tanda rute dan setiap ada sambungan diberi tanda sambungan.
  • Sambungan HDPE menggunakan socket khusus.
PERSIAPAN PELAKSANAAN INSTALASI DAN METODE INSTALASI
  • Peralatan dan material, posisi peletakkan haspel dan alat penarik kabel.Kondisi trafik lalu lintas, prioritaskan pada jalan yang tidak macet.Kondisi ruang kerja dan kemudahan bagi lalu lintas petugas dan material.Kemudahan pemasangan alat bantu penarikan kabel. Kemampuan alat penarik kabel (Winching Equipment), bila diperlukan disiapakan lampu penerangan dan  peralatan komunikasi.
  • Keselamatan kerja, Pemasangan rambu lalu lintas Pengamanan personil (helm, sabuk pengaman, masker)Pemasangan Sub-Duct.
INSTALASI KABEL DALAM DUCT
  • Subduct dipasang sepanjang rute.
  • Posisi subduct dalam satu duct/tidak menyilang.
  • Celah antara pipa duct dan subduct harus ditutup.
  • Subduct yang tidak digunakan harus ditutup.
  • Agar penarikan lancar gunakan pelicin.
  • Gunakan anti pulir / swivel agar kabel tidak melintir
INSTALASI KABEL TANAH TANAM LANGSUNG
  • Metode Open Trench.
  • Sistem Boring atau Rojok.
  • Lintasan pada Jalan, Parit / Sungai dan Rel
INSTALASI  KABEL  OPEN TRENCH
Pemasangan Kabel
  • Penarikan kabel dilaksanakan paling lambat 24 jam untuk daerah padat dan 48 jam untuk daerah sepi, setelah galian dilakukan.
  • Kabel ditarik melalui bagian bawah haspel yang ditempatkan pada trailer.
  • Sepanjang jalur penarikan harus dipasang rol-rol kabel dengan interval jarak kurang lebih 2 (dua) meter.
  • Perhatikan bending radius pada saat penarikan.
  • Apabila diperlukan kabel dapat dilucuti dari haspel sebagian atau semuanya membentuk sistim angka delapan.
  • Posisi kabel dalam tanah harus teratur rapi dan tidak boleh melilit dengan kabel existing.
Gambar Konstruksi Alur Galian dan CABINET ODC
imageimage
INSTALASI KABEL DENGAN SISTIM BORING
Boring Manual sistim rojok, jarak antar PIT 5-15 meter Alat bantu yang digunakan:
  • Pipa pralon 2 inchi/sesuai dengan kebutuhan, panjang masing-masing 1-2 meter.
  • Menggunakan air untuk memudahkan merojok.
  • Mata rojok dibuat dari plat baja/ pipa Galvanized
Boring manual dengan menggunakan alat kerja kayu balok (sistim ungkit), jarak antar PIT 10-25 meter, kedalaman minimal 160 cm. Alat bantu yang digunakan:
  • Kayu balok ukuran 12 cm x 10 cm dengan panjang 3 – 4 meter.
  • Kunci pipa.
  • Pipa galvanis mempunyai diameter 2 inch dengan panjang 1,5 meter sampai dengan 2 meter yang dapat disambung-sambung
Boring manual dengan menggunakan mesin, biasanya digunakan untuk pekerjaan aktivitas boring melintang jalan dengan bentang minimal antara lubang PIT satu dengan lainnya diatas 25 meter.
Sebelum pelaksanaan terlebih dahulu mendeteksi route yang akan di borring dengan maksud untuk mengetahui apakah ada utilitas lain (lihat gambar).
 image
PEMASANGAN TANDA RUTE KABEL
Penandaan Rute dan Sambungan kabel pada sistim jaringan.
image

INSTALASI KABEL PADA LINTASAN JALAN, PARIT, JEMBATAN
  • Menggunakan pelindung pipa galvanis ± 5 inch untuk jalan dengan lalu lintas padat dan pipa PVC ± 4 inch tebal 2,2 mm dan dilengkapi 3 sub-duct 32/26 mm dengan kedalaman minimal ±1,50 meter atau sesuai peraturan yang berlaku setempat.
  • Menggunakan pelindung pipa PVC ± 4 inch tebal 5,5 mm dan dilengkapi 3 sub-duct 32/26 mm untuk jalan dengan lalu lintas sedang kedalaman minimal 1,50 meter atau sesuai peraturan yang berlaku setempat.
  • Menggunakan pelindung pipa HDPE 40/33 mm tanpa cadangan dengan kedalaman ± minimal 1,50 m atau sesuai peraturan Instansi terkait setempat
  • 1. Untuk pipa pelindung crossing harus terpasang secara utuh, apabila tidak dimungkinkan maka pipa dipotongpotong sesuai kondisi panjang PIT (bisa dipotong-potong setiap 1 meter atau setiap 2 meter) dan harus disambung menggunakan soket sesuai peruntukannya
image
INSTALASI LINTASAN PARIT, SUNGAI
Pelindung yang dipergunakan:
  • Pipa galvanis 4 inchi / 2 inchi, tebal 3 ,3 mm
  • Pipa PVC.
  • Pipa HDPE 40/32 mm,
  • Pipa Sub-duct 32/26 mm
Pemasangan pipa pelindung
  • Di bawah dasar parit.
  • Di atas parit
  • Menempel pada atas jembatan
  • Memanfaatkan polongan jembatan
  • Menempel pada sisi jembatan
  • Menempel pada bagian bawah jembatan ( digantung )
  • Jembatan kabel dengan konstruksi terpisah Jembatan kabel dengan tiang tunggal.
  • Jembatan kabel dengan tiang ganda
  • Sistem boring atau duct slump
imageimageimageimage
Menyebrang Rel Kereta Api
Pelindung yang dipergunakan:
  • Pipa galvanis ± 5 inch tebal 3,3 mm pipa PVC ± 4 inch tebal 2,2 mm.
  • Pipa 3 sub-duct 32/26 mm.
  • Pipa HDPE 40/33 mm, untuk sistem jembatan baik dengan tiang tunggal/ ganda
Pemasangan pipa pelindung
  • Dengan sistem boring, kedalaman minimal ±1,50 meter atau sesuai peraturan yang berlaku setempat.
  • Jembatan kabel dengan tiang tunggal Jembatan kabel dengan tiang ganda
image
INSTALASI FO KABEL UDARA
  • Pengecatan tiang besi pada bagian tiang yang akan ditanam
  • Tiang didirikan tegak lurus di tengah-tengah lubang.
  • Pembuatan Voetstuk.
  • Pengecatan tiang.
  • Pasang temberang/ tiang ganda pengganti temberang.
  • Pasang accessoris untuk pemasangan dan penambatan kabel udara.
  • Pasang rol kabel pada setiap tiang
image
  • Rute tiang yang khusus untuk kabel fiber optik : Penempatan harus mulai dari posisi paling atas.
  • Untuk tiang 7 meter hanya 2 jalur kabel untuk setiap sisi dan maksimum kapasitas per kabel 48 core.
  • Untuk tiang 9 meter dapat dipasang 3 kabel untuk setiap sisi dan maksimum kapasitas per kabel 48 core.
  • Dimungkinkan dipasang kabel fiber optik kapasitas 96 corekhusus untuk kabel feeder dan antar HRB.
  • Rute tiang yang digunakan bersamaan dengan kabel tembaga : Penempatan kabel fiber optik harus diatas kabel tembaga.Kabel fiber optik tidak diperbolehkan dibendel menjadi satu dengan kabel tembaga.
  • Penempatan kabel fiber optik pada tiang berdasarkan penanggung jawab pengelolaan.
  • Penambatan kabel 1) Cara gantung.Untuk rute lurus dengan jarak antar tiang 40-50 meter. Instalasi menggunakan asesoris kabel fiber optik seperti tension bracket, suspension klem,stainless steel band, dan lain-lain. 2) Cara tambat.Untuk rute belok atau menikung, lintasan atau rute lurus dengan jarak antar tiang lebih dari 50 meter ( rentang jauh ).Penambatan dengan mempergunakan alat bantu khusus dan diusahakan tidak memotong kawat penggantung (bearer).
  • Untuk rute lurus penambatan setiap 6 – 8 gawang (± 300 – 400 meter), tanpa memotong kawat penggantung (bearer).Penambatan pada rute lurus dapat menggunakan span wartel atau tidak, untuk rute belok dan tambat awal/akhir harus menggunakan span wartel.
image
  • Cara tambat awal/akhir
    Penambatan pada tiang ODC/ODP /OpticalClousure/Slack, pada tiang sambungan peralihan antara kabel tanah dan kabel udara atau kabel udara dengan kabel udara.Penambatan awal/akhir dan tambat antara dapat diinstalasi :Pada tiang besi menggunakan s tagklem beugel atau suspenssion danstainless steel band.Pada tiang beton menggunakansuspenssion dan stainless steel band.
INSTALASI KABEL DROP FIBER  OPTIC
  • Persiapan Pemasangan Kabel Drop Fiber Optik Mempersiapkan peralatan dan material untuk pekerjaan instalasi kabel drop.
  • Pemasangan Kabel Drop Fiber optik (Saluran Penanggal) 1). Pemasangan Saluran Penanggal/Kabel Drop Optik menggunakan Kabel Udara 2).Pemasangan Saluran Penanggal Bawah Tanah 3).Pemasangan Saluran penanggal di Ruko
Pemasangan Saluran Penanggal/Kabel Drop Optik menggunakan Kabel Udara
  • Titik penambatan dipilih dengan persetujuan pelanggan, hal perlu diperhatikan:Titik tambat di rumah pelanggan sedapat mungkin dekat dengan perangkat roset optik/CPE yang akan dipasang Letak titik tambat harus aman dari jangkauan manusia, minimal ketinggian OTP dari permukaan 250 cm. Sejauh mungkin dari saluran instalasi/perangkat lain seperti saluran PLN, saluran/feeder antena dll.
  • Memeperhatikan estetika lokasi tersebut.
  • Dipilih pada tempat yang kuat (tembok, listplank) agar mampu menahan daya tarik dari saluran penanggal (Drop Cable) untuk jangka waktu lama.Harus memperhatikan kelenturan kabel agar terhindar terputusnya kabel.
  • Pengaturan kelenturan harus mempertimbangkan pertimbangkan faktor keamanan dan daya panggul maksimum saluran penanggal (Drop Cable) dan kerapihan.
  • Titik tambat di rumah pelanggan menggunakan Drop Wire Clamp Hook (bracket mourstelling).
  • pemasangan Saluran Penanggal pada tembok/ dinding menggunakan pelindung flexible pipe dapat dipergunakan Klem ( penggunaan klem harus hati – hati jangan sampai terkena kabelnya )
image
Pemasangan Saluran Penanggal Bawah Tanah
  • Menggunakan sistem tanam langsung ataupun sistem semi duct dengan pelindung pipa PVC.kabel drop (saluaran penanggal) diterminasi di ODP (Pedestal) satu ujung dan ujung lainnya di OTP jika diperlukan, kalau tidak bisa langsung ke Roset.
  • Kabel drop fiber optik yang digunakan dapat multi core / kabelsingle core untuk lokasi titik sambung dapat dibuat Kabel PIT/Mini Handhole.
  • Pondasi kedalaman 40 cm dan timbul ke permukaan tanah minimal 10 cm, pondasi beton campuran 1:2:3, ukuran atas 50 x 50 cm dan ukuran bawah 60 x 60 cm, Galian untuk menanam pipa PVC antara Handhole lebar 20 cm dan dalam minimal 60 cm, untuk DKI 110 cm.
Pemasangan Saluran Penanggal di Ruko dan Gedung
  • Menggunakan ODP wall.
  • Dapat menggunakan kabel drop indoor.
  • Diinstalasi dengan pelindung tray kabel
imageimage
Dalam = 60 cm, dapat dibuat secara precastPemasangan pipa PVC ke rumah pelanggan terdapat dua alternatif: Diinstalasi sampai OTP di dinding luar sampai dengan roset.
 imageimage
PEKERJAAN HANDHOLE
  • Pekerjaan pembuatan pondasi ODC dan ODP Pedestal.
  • Pemasangan tiang dan temberang Radius tikungan ≥ 20 x diameter luar luar pipa duct.
  • Tutup Handhole harus rata dengan permukaan jalanDinding, lantai dan atap dari beton bertulang tebal ≥ 15 cmKetebalan tutup Handhole 20 cm.
  • Penulangan sesuai dengan persyaratan beton bertulang U24
Campuran beton
  • Lantai : 1:3:5 (Semen : Pasir : Batu Pecah).
  • Dinding: 1 : 1,5 : 2,5 (Semen : Pasir : Batu Pecah) Ukuran Handhole:
image
image
image
PONDASI ODC DAN PEDESTAL
Ukuran (panjang / lebar) pondasi menyesuaikan dengan ukuran (panjang / lebar) kabinet ODC / Pedestal yang akan dipasang.Pondasi terbuat dari beton bertulang, perbandingan campuran 1:2:3 (semen:pasir:batu pecah) atau standar kualitas beton K225.Pondasi dapat dibuat langsung ditempat atauprecast.Bagian pondasi yang berada diatas permukaan tanah harus diplester/dihaluskan.Permukaan pondasi di luar kabinet harus dibuat miring (≥ 150). Bagian dalam pondasi harus dibuat berongga untuk pekerjaan instalasi kabel dan kabel grounding.
image
image image  image
PEMASANGAN ODP PEDESTAL
image
PEMASANGAN TIANG DAN TEMBERANG
image
image
image
JENIS TEMBERANG
  • Temberang tarik
  • Temberang sokong
  • Temberang labrang
image image
image
SIMBOL LEGENDA
imageimage
SKEMA ROUTE
image
Contoh Skema Feeder, Distribusi, Drop: Kabel Duct/ Kabel Tanah Tanam Langsung/ Kabel Udara
image
imageimage
CONTOH SKEMA KABEL FEEDER
image
CONTOH SKEMA KABEL DISTRIBUSI
image
CONTOH PENAMAAN KABEL
image image

REFERENSI SPESIFIKASI

  • KABEL TANAM LANGSUNG: ITU-T G.652, ITU-T G.655, ITU-T L.43
  • KABEL DUCT : ITU-T G.652, ITU-T G.655, ITU-T L.10
  • KABEL UDARA : ITU-T G.652, ITU-T G.655, ITU-T L.26
  • KABEL DROP : ITU-T G.657, ITU-T L.26, ITU-T L.26, STEL K -330/2009
  • CONNECTOR
  • SPLITTER
  • COUPLER/WDM
  • ODF : ITU-T L.40
  • ODC : ITU-T L.40
  • ODP : ITU-T L.40
  • CLOSURE: ITU-T L.13
  • PEKERJAAN SIPIL – MANHOLE/HANDHOLE
  • PONDASI PERANGKAT
Sumber : TELKOM LC

Konsep Dasar Sistem Jaringan Access Fiber Optic


Definisi

Jaringan Akses (access network): Jaringan transmisi antara sentral lokal dan terminal pelanggan.
Blok Diagran Access Network
image
Tipe Jaringan akses berdasarkan teknologinya:
– Jaringan akses berbasis kabel (wireline access)
– Jaringan akses berbasis radio (wireless access)
image

Berbagai teknologi jaringan akses


image

JARLOKAF (Jaringan Lokal Akses Fiber)

Adalah sekumpulan jaringan akses yang menggunakan secara bersama suatu antarmuka jaringan dan diimplementasikan menggunakan serat optik.
– JARLOKAF = Optical Access Network (OAN) = Fiber In The Loop (FITL)
Berbagai teknologi Jarlokaf :– Digital Loop Carrier (DLC)
– Passive Optical Network (PON)
– Active Optical Network (AON)

Teknologi JARLOKAF (Jaringan Lokal Akses Fiber)


image
image
image
image
image
image
image
image

Komparasi Konfigurasi Tanpa V5x (Channel Bank), V5.1 dan V5.2

image

Fungsi Masing-masing Komponen Jarlokaf

image

Passive Optical Network

Merupakan sistem jarlokaf yang memiliki topologi jaringan pointto- multipoint (Multiple star).
✔ Untuk membentuk jaringan point-to-multipoint digunakan komponen pencabang pasif (passive splitter).
✔ Diterapkan untuk pelanggan dalam cluster-cluster yang berukuran kecil (4 ~ 120)
✔ Jaringan optik PON dapat digunakan bersama-sama/diintegrasikan untuk jaringan distribusi/ broadcast (CATV).
image

Teknologi JARLOKAF


image
image
Modus Aplikasi, sistem jarlokaf setidaknya memiliki 2 perangkat opto elektronik, 1 di sisi sentral, 1 di sisi pelanggan. Lokasi perangkat tersebut di sisi pelanggan disebut Titik Konversi sinyal Optik (TKO).
• Berdasarkan perbedaan letak TKO:
– Fiber To The Building (FTTB)
– Fiber To The Zone (FTTZ)
– Fiber To The Curb (FTTC)
– Fiber To The Home (FTTH)

Fiber To The Building


  • TKO terletak di dalam gedung dan biasanya di ruang telekomunikasi di basement.
  • Terminal pelanggan dihubungkan dengan TKO melalui kabel tembaga indoor atau IKR.
  • FTTB dapat dianalogikan sebagai Daerah Catu Langsung (DCL).
  • Dapat diterapkan bagi pelanggan bisnis di gedung bertingkat atau pelanggan di apartemen.
image
image
image

Fiber To The Zone

  • TKO terletak di suatu tempat di luar bangunan, baik dalam kabinet dengan kapasitas besar.
  • Terminal pelanggan dihubungkan dengan TKO melalui kabel tembaga hingga beberapa kilometer.
  • FTTZ dapat dianalogikan sebagai pengganti RK.
  • Diterapkan pada daerah perumahan yang letaknya jauh dari sentral atau bila infrastruktur duct pada arah yang bersangkutan, sudah tidak memenuhi lagi untuk ditambah dengan kabel tembaga.
image
Modus Aplikasi FTTZ
image
Fiber To The Curb
  • TKO terletak di suatu tempat di luar bangunan, di dalam kabinet dan di atas tiang dengan kapasitas lebih kecil (< 120 sst).
  • Terminal pelanggan dihubungkan dengan TKO melalui kabel tembaga hingga beberapa ratus meter.
  • FTTC dapat dianalogikan sebagai pengganti KP.
  • FTTC dapat diterapkan bagi pelanggan bisnis yang letaknya terkumpul di suatu area terbatas namun tidak berbentuk gedung bertingkat atau bagi pelanggan perumahan yang pada waktu dekat akan menjadi pelanggan jasa hiburan.
image
image
Fiber To The Home
  • TKO terletak di dalam rumah pelanggan.
  • Terminal pelanggan dihubungkan dengan TKO melalui kabel tembaga indoor atau IKR hingga beberapa puluh meter.
  • FTTH dianalogikan sebagai pengganti TB (Terminal Batas).
image
image

Konfigurasi single star (P to P)

Jarlokaf yang memiliki satu buah titik star kabel yaitu pada perangkat Jarlokaf di sisi sentral.
image

Konfigurasi Multiple Star

Adalah jarlokaf yang memiliki lebih dari satu buah titik star kabel serat optik (P to P dan P to M)
image

KONFIGURASI RING KABEL

MEMBENTUK JARINGAN MELINGKAMEMBENTUK JARINGAN MELINGKAR.
➮ UNTUK MENINGKATKAN KEANDALAN JARINGAN.
➮ UNTUK PROTEKSI TERHADAP POINT-TO-POINT LINK.
image

KONFIGURASI RING SDH (1)

  • MEMBENTUK JARINGAN MELINGKAMEMBENTUK JARINGAN MELINGKAR.
  • UNTUK MENINGKATKAN KEANDALAN JARINGAN.
  • UNTUK PROTEKSI TERHADAP POINT-TO-POINT LINK.
  • DENGAN RING SDH (ADM) MENGHEMAT KABEL SERAT OPTIK.
image

KONFIGURASI RING SDH (2)

  • MEMBENTUK JARINGAN MELINGKAMEMBENTUK JARINGAN MELINGKAR.
  • UNTUK MENINGKATKAN KEANDALAN JARINGAN.
  • UNTUK PROTEKSI TERHADAP POINT-TO-POINT LINK.
  • DENGAN RING SDH (ADM) MENGHEMAT KABEL SERAT OPTIK.
image
Sumber : Knowledge TELKOM 2007

Thursday, September 17, 2015

Firewall: Apa Itu Dan Bagaimana Kerjanya

Apabila anda sudah menggunakan internet untuk beberapa waktu, dan terutama jika anda bekerja di perusahaan yang besar dan browse internet di tempat kerja, anda mungkin sudah mendengar istilah firewall. Sebagain contohnya, anda sering mendengar orang bilang, “Saya tidak bisa ke situs itu sebab mereka tidak mengijinkan melalui firewall.”
Jika anda mempunyai hubungan internet yang cepat di rumah (seperti DSL atau kabel modem), anda juga mendengar tentang menggunakan firewall untuk network diperumahan. Kenyataannya, network perumahan mempunyai masalah keamanan yang sama dengan perusahaan besar. Anda bisa menggunakan firewall untuk melindungi network perumahan dan keluarga dari serangan situs web dan potensi para hacker.
Pada dasarnya, firewall itu seperti dinding pemisah untuk menghalangi tenaga yang merusak jauh dari rumah kita. Sebenarnya, dinding yang disebut firewall didirikan untuk menghalangi api untuk menyebar dari satu tempat ke tempat lain.
Fungsi Firewall
Firewall adalah perangkat lunak atau keras yang menyaring (filter) informasi yang masuk melalui koneksi internet ke network privat atau sistem komputer. Jika paket informasi yang masuk ditandai oleh filter, paket itu tidak boleh masuk lebih dalam dan harus disingkirkan.
Misalkan anda bekerja di perusahaan dengan 500 pekerja. Jadi perusahaan itu mempunyai ratusan komputer yang dihubungkan dengan kartu network. Perusahaan ini juga mempunyai koneksi ke internet melalui T1 atau T3 (semacam kabel modem tapi untuk perusahaan besar). Tanpa menggunakan firewall, ratusan komputer ini akan berhubungan langsung dengan internet. Hacker bisa menganalisa komputer yang dipakai oleh akuntan, misalnya, lalu berusaha membuat koneksi ke komputer tadi melalui FTP, telnet, atau cara lain. Jika satu pekerja membuat kesalahan dan membuka lubang untuk hacker bisa masuk, hacker ini akan mengkontrol komputer tersebut.
Dengan firewall, keadaannya akan sangat berubah. Perusahaan ini memasang firewall ditiap koneksi ke internet (misalnya, ditiap T1 yang masuk ke perusahaan). Di firewall ini bisa dipasang peraturan sekuriti, misalnya:
    Dari 500 komputer di perusahaan ini, hanya satu yang diperbolehkan untuk menerima lalu-lintas FTP. Komputer lain harus berubungan dengan komputer ini untuk menggunakan fasilitas FTP.
Perusahaan bisa membuat peraturan seperti diatas untuk FTP server, Web server, Telnet server dan lain-lain. Perusahaan bisa juga mengkontrol bagaimana pekerjanya mengakses ke situs internet, apa boleh mengirim file keluar dari perusahaan melalui network, dll. Firewall menggunakan satu atau lebih metoda untuk mengatur lalu-lintas keluar-masuk network:
  • Packet filtering – Paket data dianalisa dan dibandingkan dengan filter. Paket yang lolos filter dikirim ke sistem yang meminta dan sisanya akan dibuang.
  • Proxy service – Informasi yang keluar-masuk dari internet harus melalui firewall. Contoh: Komputer A minta informasi dari situs ABC. Komputer A tidak berhubungan langsung dengan situs ABC, tetapi firewall yang akan minta informasi ini dan setelah mendapatkan akan mengirim ke komputer A.
  • Stateful inspection – Metoda baru yang tidak memeriksa setiap paket tetapi akan membandingkan kunci bagian dari paket itu dengan database yang berisi informasi yang dipercaya. Informasi yang keluar dan berasal dari dalam firewall akan dimonitor untuk karakter penting, kemudian informasi yang masuk akan dibandingkan dengan karakter ini. Jika perbandingannya cukup dekat informasi ini akan dipersilahkan masuk, jika tidak akan dibuang.
Membuat Firewall Pas
Firewall bisa dikonfigurasi. Ini berarti anda bisa menambah atau mengurangi filter yang akan dipakai tergantung dari keadaan. Sebagian dari filter ini adalah:
  • IP address – Tiap komponen (komputer, hub, print server, dll) dari internet diberi alamat unik (tidak ada yang sama) dan disebut IP address. Alamat ini 32-bit, ditayangkan sebagai empat “octets” dengan titik pemisah; contoh: 72.164.215.216. Contoh pengetrapan, jika IP address tertentu diluar perusahaan membaca terlalu banyak file dari server, firewall bisa dikonfigurasi untuk mengeblok semua lalu-lintas dari IP address ini.
  • Domain names – Karena sangat susah mengingat urutan nomer-nomer yang membentuk IP address, dan karena kadang-kadang IP addresses harus diganti, semua server di internet juga mempunyai nama yang mudah untuk dibaca, sebagai pengganti IP address, dan disebut domain names. Sebagai contoh, lebih mudah menghafalkan www.howstuffworks.com daripada 216.27.61.137. Contoh pengetrapan: Perusahaan bisa mengeblok atau memberi akses ke domain tertentu.
  • Protocol – Protocol adalah cara tertentu bagi seseorang yang mau menggunakan service untuk berkomunikasi dengan service tersebut. “Seseorang” ini bisa berarti orang, atau lebih cenderung ke aplikasi seperti browser, telnet, atau ftp. Contoh protocol misalnya http sebagai web protocol. Protocols yang sering diset di firewall termasuk:
    • IP (Internet Protocol) – sistem pengiriman informasi melalui internet
    • TCP (Transmission Control Protocol) – digunakan untuk memecah dan membangun balik informasi yang beredar di internet. TCP memerlukan jawaban balik dari sipenerima untuk menyakinkan bahwa paket yang dikirim sudah diterima dan untuk mengetahui jika paket harus dikirim ulang jika hilang.
    • HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) – digunakan untuk Web pages
    • FTP (File Transfer Protocol) – untuk download dan upload file
    • UDP (User Datagram Protocol) – semacam TCP tetapi tidak memerlukan jawaban balik, seperti streaming audio dan video
    • ICMP (Internet Control Message Protocol) – digunakan oleh router untuk tukar informasi dengan router yang lain
    • SMTP (Simple Mail Transport Protocol) – untuk mengirim informasi dalam bentuk teks (e-mail)
    • SNMP (Simple Network Management Protocol) – untuk mengumpulkan sistem informasi dari remote komputer
    • Telnet – untuk menjalankan perintah di remote komputer
    Perusahaan bisa mengkonfigurasi satu atau dua komputer untuk menangani protocol tertentu dan melarang protocol ini di komputer yang lainnya.
  • Ports – Server menyediakan service ke internet dengan menggunakan nomer port, satu nomer untuk setiap servis yang tersedia di server tsb. Contoh: HTTP (port 80), FTP (port 21).
  • Kata atau kata-kata tertentu – Firewall akan mendeteksi semua paket yang berisi kata-kata ini. Anda bisa mengkonfigurasi firewall untuk mengeblok paket yang berisi kata “X-rated” atau “XXX”. Yang penting kata filter ini harus benar-benar sama– “X-rated” tidak sama dengan “X rated”.
OS (operating systems) tertentu mempunyai built-in firewall built, seperti Unix atau Linux, dan Windows XP dengan SP-2 . Jika tidak, perangkat lunak firewall bisa dipasang di komputer di rumah yang mempunyai koneksi dengan internet. Komputer ini dianggap sebagai gatewaykarena menyediakan satu titik akses antara network perumahan dengan internet. Dengan perangkat keras firewall, unit ini sendiri biasanya berfungsi sebagai gateway. Contohnya Linksys Cable/DSL router yang mempunyai built-in kartu Ethernet and hub. Komputers di network perumahan disambung ke router, dan router ini disambung ke cable atau DSL modem. Anda bisa mengkonfigurasi router ini melalui browser.
Perangkat keras firewall sangat aman dan tidak mahal. Versi untuk perumahan yang termasuk router, firewall dan Ethernet hub untuk koneksi broadband bisa didapat dengan harga dibawah Rp. 1 juta.
Perlindungan Oleh Firewall
Banyak cara bagi hacker untuk mengakses atau merusak data di komputer yang tidak dilindungi:
  • Remote login – Apabila orang bisa masuk ke komputer anda dan bisa ambil kontrol–bisa membaca file atau menjalankan aplikasi.
  • Application backdoors – Aplikasi tertentu mempunyai jalan belakang yang mengijinkan akses remote untuk masuk ke komputer.
  • SMTP session hijacking – SMTP digunakan untuk mengirim imel melalui internet. Dengan memperoleh akses ke daftar imel, hacker bisa menggunakan informasi ini untuk kirim junk imel atau spam ke ratusan bahkan jutaan orang. Ini biasanya dilakukan dengan merubah jalur imel ke SMTP server yang sudah di-hack, jadi spam ini seakan-akan dikirim dari SMTP server ini. Hal ini membuat pelacakan pengirim yang asli sangat susah.
  • Operating system bugs – Seperti program aplikasi, operating sistem ada kalanya mempunyai “bug” yang memungkinkan hacker untuk menggunakan kesempatan ini sebagai pintu masuk.
  • Denial of service – Anda mungkin pernah mendengar istilah ini dari berita tentang serangan ke situs yang besar, seperti Microsoft atau Yahoo. Serangan ini sangat susah untuk dibendung. Yang terjadi adalah hacker mengirim permintaan untuk berhubungan dengan server. Ketika server menjawab dan siap membuat session, server ini tidak bisa menemukan alamat pemintanya. Dengan membuat permintaan sedemikian rupa dan sedemikian banyak, server ini akan menjadi sangat lamban dan akhirnya crash.
  • E-mail bombs – Bom imel biasanya serangan personal. Seseorang mengirim ratusan atau ribuan imel yang sama sampai imel servernya tidak bisa terima apa-apa lagi.
  • Macros – Macro biasanya dibuat untuk mempermudah menjalankan prosedur yang rumit dan sering diulang. Komputer anda bisa mempunyai macro yang jahat karena hacker atau anda men-download macro itu dari internet tanpa anda sadari. Macro ini bisa menghapus dokument/file atau membuat sistem anda crash.
  • Viruses – Virus adalah aplikasi kecil yang bisa menduplikasi sendiri ke komputer lain. Dengan demikian virus ini bisa menyebar secara cepat dari satu komputer ke komputer yang lain. Virus ini bisa jinak atau ganas (merusak data).
  • Spam – Biasanya jinak tapi membuat kesal. Spam bisa berbahaya karena mengandung pranala ke situs yang salah/palsu.
  • Redirect bombs – Hacker bisa menggunakan ICMP untuk merubah arus lalu-lintas internet ke router yang lain. Ini adalah satu cara untuk mengkonfigurasi serangan denial of service.
  • Source routing – Umumnya, jalur yang harus ditempuh oleh paket informasi di Internet ditentukan oleh router-router yang dilewati. Tetapi sumber yang menyediakan rute ini bisa memberi rute yang salah atau diganti oleh hacker.
Beberapa topik yang disebut diatas sangat susah, atau bahkan tidak mungkin, untuk di filter dengan firewall. Meskipun ada firewall yang memberi perlindungan seperti anti-virus, memasang anti-virus ditiap komputer memberi perlindungan yang lebih bagus. Meskipun spam itu sangat menjengkelkan akan tetapi spam ini akan terus lewat firewall jika anda menerima dan membuka spam tersebut. Tingkat sekuriti menentukan berapa banyak ancaman serangan ini bisa dihambat oleh firewall. Tingkat sekuriti yang tinggi bisa mengeblok hampir semua ancaman. Tetapi hal ini menutup kemungkinan untuk berhubungan dengan internet. Cara yang biasanya dipakai adalah blok semuanya lalu pilih aktivitas apa yang diperbolehkan. Anda bisa mengijikan lalu-lintas apa yang akan lewat melalui firewall sehingga hanya tipe informasi tertentu, seperti imel, bisa lewat. Ini adalah cara yang bagus untuk bisnis yang mempunyai administrator network yang berpengalaman. Untuk kita semua, sebaiknya terima konfigurasi yang disediakan oleh firewall kecuali ada alasan untuk merubahnya.
Satu hal yang terbagus tentang firewall dilihat dari pandangan sekuritas adalah firewall memblokir kemungkinan orang luar untuk mengakses komputer didalam network (dibelakang dinding firewall). Meskipun hal ini sangat penting untuk bisnis, tetapi network perumahan menderita sedikit atau hampir tidak ada ancaman seperti ini. Akan tetapi memasang firewall memberi keamanan dan rasa tenang.